Selasa, 25 Februari 2014

40 Keutamaan dan Keistimewaan Wanita dalam Islam


abahasyaelfasery@gmail.com

abahasyaelfasery@gmail.com

Doa wanita lebih makbul daripada doa pria karena sifat penyayang seorang wanita yang lebih kuat daripada pria.Ketika Rasulullah SAW ditanya akan hal tersebut, jawab beliau: "Ibu (wanita) lebih penyayang daripada bapak (pria) dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

Berikut adalah 40 (empat puluh) keutamaan dan keistimewaan wanita menurut Islam, yang haknya tidak diberikan kepada kaum pria.

1. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang soleh.

2. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, maka derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT (dan orang yang takut kepada Allah akan diharamkan api neraka atas tubuhnya).

3. Barang siapa yang membawa hadiah (barang atau makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak laki-laki. Maka barang siapa yang menggembirakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS.

4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama Aku (Rasulullah SAW) di dalam syurga.

5. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ikhsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggung-jawab,maka baginya adalah syurga.

6. Dari Aisyah ra, "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka."

7. Syurga itu ada di bawah telapak kaki ibu.

8. Apabila engkau akan memanggil dua orang ibu-bapakmu, maka jawablah panggilah ibumu terlebih dahulu.

9. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Maka masuklah ia dari pintu yang dikehendaki dengan tidak dihisab.

10. Wanita yang taat akan suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan,semuanya beristighfar baginya selama ia taat kepada suaminya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).

11. Aisyah ra berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab beliau (Rasulullah), "Suaminya." Tanya Aisyah lagi, "Siapa pula berhak terhadap pria?" Jawab Rasulullah, "Ibunya."

12. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah ia berhak masuk dari pintu syurga mana saja yang ia kehendaki.

13. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkannya ke dalam syurga terlebih dahulu daripada suaminya (10.000 tahun).

14. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.

15. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad di jalan Allah.

16. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah (diampuni) daripadanya dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

17. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi sang ibu setiap satu tegukan dari air susunya diberikan satu kebajikan.

18. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

19. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.

20. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1.000 pria yang jahat.

21. Dua rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

22. Wanita yang memberi minum air susu ibu (ASI) kepada anaknya daripada badannya (minum susu untuk diri sendiri) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

23. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.

24. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

25. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah-tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70.000 malaikat dan bidadari, dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat dari yakut.

26. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampuni oleh Allah seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya, Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

27. Wanita yang memerah susu hewan dengan "Bismillah" akan dido'akan oleh hewan itu dengan doa keberkahan.

28. Wanita yang mengaduk tepung gandum dengan"Bismillah", Allah akan berkahkan rezekinya.

29. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti menyapu lantai Baitullah.

30. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

31. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.

32. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa, dan setiap rasa sakit pada satu uratnya, Allah mengaruniakan satu pahala haji.

33. Sekiranya wanita wafat dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dihitung sebagai mati syahid.

34. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun shalat.

35. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup waktu (2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan kabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

36. Jika wanita memberi air susu kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun sholat dan puasa.

37. Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala setara 7 loyang emas dan jika wanita memijat suami bila disuruh akan mendapat pahala setara 7 loyang perak.

38. Wanita yang meninggal dunia dengan keridhoan suaminya akan masuk syurga.

39. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadah.

40. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang menutup auratnya, yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

 Selain ke-40  Keutamaan dan Keistimewaan Wanita tersebut diatas, masih banyak lagi Keutamaan dan Keistimewaan Wanita lainnya yang terdapat dalam hadits-hadits  Nabi SAW.
Semoga bermanfaat.

Senin, 24 Februari 2014

Khutbah Jum'at_Maulid Nabi SAW



اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِى اَﺭْﺳَﻞَ ﺭَﺳُﻮْﻟَﻪُ ﺑِﺎْﻟﻬُﺪَﻯ ﻭَ ﺩِﻳْﻦِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻟِﻴُﻆْﻬِﺮَﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ ﻛُﻠِّﻪِ. اَشْهَدُ اَنْ لَّۤا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ ﺍَﻟْﻤُﻨْﺘَﻢُ ﺑِﺠَﻼَﻟِﻪِ ﻭَ ﺍﻟْﻤُﻨْﻌِﻢُ ﺑِﺠَﻤَﺎﻟِﻪِ. وَ اَشْهَدُ اَنْ ﺳَﻴِّﺪَﻧَﺎ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ الْمَبْعُوْثُ ﺍِﻟَﻰﺍﻟْﺒَﺮِﻳَّﺔِ ﺟِﻨِّﻪِ ﻭَﺍﻹِﻧْﺴِﻪِ. اَللًّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَ رَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اٰلِهِ وَ اَصْحَابِهِ.
امابعد، فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ الله ! اُوْصِيْكُمْ وَ اِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، اتقوا الله تعالى رب العالمين و سارعوا الى مغفرة الله الكريم.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at rahimakumullah
Alhamdulillah saat ini kita sudah berada dihari yang ke…dalam bulan Rabi’ul Awwal. Salah satu bulan yang mendapat perhatian besar kaum muslimin, karena bulan Rabi’ul awwal merupakan awal pengisian lembaran sejarah Islam dengan lahirnya nabi kita Muhammad SAW, Nabi terakhir, penutup semua nabi-nabi, pembangkit umat yang sedang berada dalam kegelapan, gelap aqidah hati tentang ketuhanan dan gelap pula syariat lahir dalam melakukan amal ibadah dan amal pergaulan.
Tidaklah salah kiranya jika kita mengatakan bahwa bulan rabiul awwal merupakan muqaddimah akan terbukanya udara yang cerah dalam mengatasi keruntuhan akhlaq suatu ummat akibat kesasarnya aqidah hati terhadap tuhan, dan menyebabkan pula mudah menyimpangnya amal perbuatan lahir dari yang semestinya. Dan memang nabi kita Muhammad SAW. Diutus  oleh Allah untuk menyempurnakan Akhlaq manusia, hal ini sesuai dengan sabda beliau :
ﺍِﻧَّﻤَﺎ ﺑُﻌِﺜْﺖُ ﻷُِﺗَﻤِﻢَّ ﻣَﻜَﺎﺭِﻡَ ﻷَﺧْﻼَﻕِ
                "Sesungguahnya aku diutus untuk menyempurnakan Akhlaq
Jama'ah Jum'at yang  dimuliakan Allah…..
Dalam usaha untuk memelihara diri dari merosotnya akhlak, harus lebih dahulu dicari sebab musababnya. Diantaranya adalah oleh karena semua perbuatan bersumber dari hati, maka kurang mantapnya iman dan I’tiqad hati atas adanya Tuhan dan sifat-sifat kesempurnaanNya, adalah menyebabkan hilangnya daya tahan hati terhadap pengaruh nafsu, yang selalu membawa  manusia kepada keruntuhan akhlak dan budi pekerti.
Nabi besar Muhammad SAW diutus oleh Allah dengan tugas utama memperkenalkan Tuhan Al-Haq (Tuhan Yang sebenar-benarnya)dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya, sebagai suatu rahmat besar yang dilimpahkan Allah kepada Makhluk-Nya diseluruh alam. Firman Allah SWT :
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Artinya: ”dan Tiadalah Kami mengutus engkau, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.(QS. Al-Anbiya : 107)
                Kaum muslimin Rahimani wa Rahimakumullah.
                Oleh karena itu, pada bulan Rabi’ul Awwal ini, kita peringati hari kelahiran Nabi kita Muhammad SAW bukan sekedar memperingati, karena suatu tradisi,tetapi yang lebih penting adalah penggalian butiran mutiara hikmah yang bernilai, yang bisa meningkat kualitas akhlak, iman dan taqwa kita.
                Inilah uraian yang dapat khatib sampaikan pada kesempatan khutbah Jum’at ini mudah-mudahan ada manfaatnya. Semoga Nabi kita Muhammad SAW berkenan memberi syafaat bagi kita dunia dan akhirat. Amiin …….

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

بَارَكَ الله ُلِي وَلَكُمْ فِى القُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَ نَفَعَنِى وَ اِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ الله مِنِّى وَ مِنْكُمْ تلآوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ




Khutbah Jum'at_Do'a



الحمد لله الذى امرنا بالإتحاد و الإعتصام بحبل الله المتين. اشهد ان لا اله الا الله وحده لاشريك له اياه نعبد و اياه نستعين. و اشهد ان محمدا عبده و رسوله و حبيبه و خليله المبعوث رحمة للعالمين. اَللًّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَ رَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.
امابعد، فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ الله ! اُوْصِيْكُمْ وَ اِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، اتقوا الله تعالى رب العالمين و سارعوا الى مغفرة الله الكريم.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at rahimakumullah
Pada kesempatan ibadah jum'at ini, marilah kita bersama-sama memperbaharui niat kita untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Agar kita mendapat keberuntungan. 

Jama'ah Jum'at yang  dimuliakan Allah…..
 Allah SWT. Dalam  Surah Al-mu’miin ayat 60 :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
  
Artinya : “ Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (berdoa) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at yang berbahagia.
Ayat tersebut memerintahkan kepada kita agar senantiasa berdoa kepada Allah SWT.  Karena do’a adalah satu-satunya cara mandapatkan bantuaan Allah untuk mengatasi segala kesulitan dan hambatan. Do’a juga dapat menolak, bahkan mengubah suatu takdir kepada takdir yang lebih baik. Sabda Rasulullah SAW.

لاَ يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلاَّ الدُّعَاءُ

 Artinya : “Tak akan dapat menolak takdir selain do’a”
Do’a juga sebagai pengakuan seorang hamba bahwa dirinya lemah dan membutuhkan akan pertolongan dan pemberian Allah SWT. Juga do’a merupakan pembuktian keyakinan bahwa Allah itu dekat, sebagaimana firnan –Nya :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu  tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Dekat dalam arti melihat segala yang hambaNya lakukan, Mengetahui segala sesuatu yang nampak dan yang tersembunyi, mendengar apa-apa yang dimohonkan oleh hambaNya, sebab itu :
أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“ Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, 
Dengan syarat : فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي  
“ Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,
 لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ “agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. ( QS. Al-Baqarah : 186 )
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at rahimakumullah
Mudah-mudahan dengan selalu berdo’a serta mematuhi segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, kiat ditunjukkan jalan kebenaran, yaitu jalan yang dapat mengeluarkan kita dari segala kesulitan, hambatan, serta musibah yang menimpa diri, keluarga, daerah dan bangsa kita. Amiin …….
بَارَكَ الله ُلِي وَلَكُمْ فِى القُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَ نَفَعَنِى وَ اِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ الله مِنِّى وَ مِنْكُمْ تلآوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ




Jumat, 07 Februari 2014

Khutbah Jum'at_Keseimbangan Dunia dan Akhirat



اَلْحَمْدُ لله الَّذِى جَعَلَ التَّقْوَى خَيْرَ زَاد وَ اَمَرَنَا اَنْ نَتَزَوَّدُبِهَا لِيَوْمِ الْمَعَاد، لآ اله الا الله وَلِيُّ الْمُتَّقِيْن. اَشْهَدُ اَنْ لآ اله الا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَهُوَ اَكْبَرُ الْجَوَادُ الْكَرِيْم، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْله الْمَوْصُوْفُ بِالْخُلُقِ الْعَظِيم. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّم وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آله وَ اَصْحَابِهِ اَهْلِ التَّقْوَى، وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّابَعْدُ فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ الله اُوْصِيْكُمْ وَ اِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah

Dalam menjalani kehidupannya, manusia tidaklah dibenarkan hanya sibuk dengan urusan dunia saja, tanpa memperhatikan kehidupan diakhirat. Sebaliknya Islam juga tidak mengajarkan umat manusia untuk konsentrasi hanya pada urusan akhirat saja sehingga melupakan kehidupan dunia. Islam mengajarkan agar kita memperhatikan kedua-duanya. Allah SWT berfirman :
  
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
 
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu…(QS. Al-Qashash:77)      
         Senada dengan ayat diatas Rasulullah Saw. bersabda:
ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺨَﻴْﺮِ ﮐُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﺮَﻙَ ﺩُﻧْﻴَﺎﻩُ ﻷَِﺧِﺮَﺗِﻪِ ﻭَﻻَ ﻣَﻦْ ﺗَﺮَﻙَ اٰﺧِﺮَﺗَﻪُ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎﻩُ ﺣَﺘّٰﻰ ﻳُﺼِﻴْﺐَ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﺟَﻤِﻴْﻌًﺎ ﻭَﻻَ ﺗَﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ ﮐَﻼﱠ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﻨﱠﺎﺱِ
"Bukanlah yang terbaik diantara kamu orang yang meninggalkan urusan dunianya karena (mengejar) urusan akhiratnya, dan bukan pula (orang yang terbaik) orang yang meninggalkan akhiratnya karena mengejar urusan dunianya, sehingga ia memperoleh kedua-duanya, dan janganlah kamu menjadi beban orang lain."             
(HR.  Ibnu 'Asakir)                                                                 
Jama'ah Jum'at yang dimuliakan Allah……
Tentang keseimbangan dunia dan akhirat lebih jelas lagi termuat dalam do’a terbaik kita kaum muslimin, yang diajarkan Allah dalam firman-Nya:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka" (QS. Al-Baqarah : 201)
Jama'ah Jum'at yang berbahagia…
Jadi yang harus kita cari dan kita perjuangkan, bukan enaknya di dunia ini saja tapi harus selalu berusaha untuk kebaikan dunia dan akhirat, keuntungan dunia dan keuntungan akhirat.
بَارَكَ الله ُلِي وَلَكُمْ فِى القُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَ نَفَعَنِى وَ اِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ الله مِنِّى وَ مِنْكُمْ تلآوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ