Jumat, 07 Februari 2014

Khutbah Jum'at_Keseimbangan Dunia dan Akhirat



اَلْحَمْدُ لله الَّذِى جَعَلَ التَّقْوَى خَيْرَ زَاد وَ اَمَرَنَا اَنْ نَتَزَوَّدُبِهَا لِيَوْمِ الْمَعَاد، لآ اله الا الله وَلِيُّ الْمُتَّقِيْن. اَشْهَدُ اَنْ لآ اله الا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَهُوَ اَكْبَرُ الْجَوَادُ الْكَرِيْم، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْله الْمَوْصُوْفُ بِالْخُلُقِ الْعَظِيم. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّم وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آله وَ اَصْحَابِهِ اَهْلِ التَّقْوَى، وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّابَعْدُ فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ الله اُوْصِيْكُمْ وَ اِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah

Dalam menjalani kehidupannya, manusia tidaklah dibenarkan hanya sibuk dengan urusan dunia saja, tanpa memperhatikan kehidupan diakhirat. Sebaliknya Islam juga tidak mengajarkan umat manusia untuk konsentrasi hanya pada urusan akhirat saja sehingga melupakan kehidupan dunia. Islam mengajarkan agar kita memperhatikan kedua-duanya. Allah SWT berfirman :
  
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
 
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu…(QS. Al-Qashash:77)      
         Senada dengan ayat diatas Rasulullah Saw. bersabda:
ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﺨَﻴْﺮِ ﮐُﻢْ ﻣَﻦْ ﺗَﺮَﻙَ ﺩُﻧْﻴَﺎﻩُ ﻷَِﺧِﺮَﺗِﻪِ ﻭَﻻَ ﻣَﻦْ ﺗَﺮَﻙَ اٰﺧِﺮَﺗَﻪُ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎﻩُ ﺣَﺘّٰﻰ ﻳُﺼِﻴْﺐَ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﺟَﻤِﻴْﻌًﺎ ﻭَﻻَ ﺗَﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ ﮐَﻼﱠ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﻨﱠﺎﺱِ
"Bukanlah yang terbaik diantara kamu orang yang meninggalkan urusan dunianya karena (mengejar) urusan akhiratnya, dan bukan pula (orang yang terbaik) orang yang meninggalkan akhiratnya karena mengejar urusan dunianya, sehingga ia memperoleh kedua-duanya, dan janganlah kamu menjadi beban orang lain."             
(HR.  Ibnu 'Asakir)                                                                 
Jama'ah Jum'at yang dimuliakan Allah……
Tentang keseimbangan dunia dan akhirat lebih jelas lagi termuat dalam do’a terbaik kita kaum muslimin, yang diajarkan Allah dalam firman-Nya:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan Kami, berilah Kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah Kami dari siksa neraka" (QS. Al-Baqarah : 201)
Jama'ah Jum'at yang berbahagia…
Jadi yang harus kita cari dan kita perjuangkan, bukan enaknya di dunia ini saja tapi harus selalu berusaha untuk kebaikan dunia dan akhirat, keuntungan dunia dan keuntungan akhirat.
بَارَكَ الله ُلِي وَلَكُمْ فِى القُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَ نَفَعَنِى وَ اِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ الله مِنِّى وَ مِنْكُمْ تلآوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ



Senin, 03 Februari 2014

10 PENYEBAB TIDAK TERKABULNYA DOA

10 PENYEBAB TIDAK TERKABULNYA DOA

Ibrahim bin Adham pernah ditanya oleh salah seorang muridnya, “Mengapa doa kita sering tidak dikabulkan padahal ALLAH memberikan jaminan akan mengabulkan doa hamba-Nya?”

Ibrahim bin Adham menjawab,“Sesungguhnya ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.akan selalu mengabulkan doa hamba-Nya, namun ada beberapa perilaku manusia yang menghalangi dikabulkannya doa,yaitu:

1). Kalian mengerti tentang ALLAH,tetapi mengapa kalian tidak menaati-Nya?

2). Kalian membaca Al-Qur'an,tetapi mengapa kalian tidak mengamalkan isinya?

3). Kalian mengerti tentang setan,tetapi mengapa kalian mengikuti ajakannya?

4). kalian mengaku cinta kepada Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.,tetapi mengapa kalian mengingkari sunahnya?

5). Kalian mengaku cinta pada surga,tetapi mengapa kalian tidak beramal untuknya?

6). Kalian mengaku takut neraka,tetapi mengapa kalian selalu melakukan dosa?

7). Kalian mengatakan bahwa mati itu pasti terjadi,tetapi mengapa kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya?

. Kalian sibuk mengurus aib atau cela orang lain, tetapi mengapa kalian tidak mau memperhatikan aib sendiri?

9). Kalian memakan rezeki ALLAH,tetapi mengapa kalian tidak bersyukur kepada-Nya?

10). Kalian menguburkan mayat,tetapi mengapa kalian tidak mengambil pelajaran?..

Fadhilah Shalat Berjama'ah

Pahala Dan Keutamaan Shalat Berjamaah

1. Pahala langkah kaki Seorang yang berjalan ke masjid,
maka tiap langkah kakinya akan
diberikan satu pahala, dihapuskan
satu dosa, dan dinaikkan satu derajat oleh Allah SWT.
(Ibnu Majah:277,Muslim:1068 dan
1065).

2. Pahala menunggu waktu shalat
Banyak diantara kita yang berangkat ke masjid pas adzan supaya bisa cepet selesai. Tapi yang luar biasa, kita sebenarnya dapet pahala yang besar pas kita lagi nunggu waktu shalat!
Jadi sebaiknya gunakan waktu menunggu shalat untuk berdzikir. Orang yang menunggu sholat di masjid diberi pahala seperti sedang sholat.
(Bukhari:611)

3. Di do’akan Malaikat Seorang yang menunggu shalat,
tepatnya dari masuk mesjid sampe
waktu shalat, maka dia bakal
didoakan malaikat dengan doa :
“Ya Allah Ampunila dia, Ya Allah
ampunilah dia”, tanpa henti sampai
waktu shalat. Subhanallah!

4. Mendapat naungan saat kiamat
Ada tujuh golongan yang dinaungi
kelak. Dan salah satunya adalah
orang yang hatinya terpaut dengan
masjid. Seorang pemuda yang hatinya terikat dengan masjid, orang orang itulah yang akan mendapat perlindungan dari Allah saat kiamat kelak.
(Al-Bukhor:620)

5. Doa malaikat ketika di shaf
terdepan Sesungguhnya para Malaikat memberikan sholawat kepada orang-orang yang berada di shaf pertama.”
(HR. Ibnu Hibban no.2157) Menanggapi sabda Beliau, para sahabat bertanya,
“Apakah juga kepada orang-orang yang berada di shaf kedua wahai Rasulullah? ”
Kemudian Rasulullah berkata, “Juga kepada orang-orang yang berada dishaf kedua.”
(HR. Ahmad dan Ath Thabrani,
dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

6. Subuh dan 119 pahalaSeseorang yang melaksanakan shalat subuh berjamaah, maka orang itu akan mendapatkan pahala 119 kali dibanding shalat sendiri.
(Muslim:1049).

7. Isya dan 59 pahala Seseorang yang melaksanakan shalat isya berjamaah, maka dia bakal dapat pahala 59 kali lipat.
(Muslim:1038)

8. Dzuhur, Ashar, Magrib dan 27
pahala Kalau shalat dzuhur jamaah, ashar jamaah, dan magrib jamaah, masing masing dilipatgandakan 27 kali kalau kita laksanakan secara jamaah
(Muslim:1038)

9. Pahala ketika sakit Ketika kita sedang sakit dan tidak bisa ke masjid (setiap hari udah ke masjid). Pada saat kita tidak ke masjid dan shalat di rumah, kita akan dapat pahala yang sama seperti waktu shalat di masjid.
(Abu Daud:2687)

10. Terhindar dari sifat munafiq
Tidak ada sholat yang lebih berat bagi orang-orang munafiq dari pada sholat subuh dan isya. Seandainya mereka tahu nilai yang terkandung di dalam kedua sholat itu, pastilah mereka mendatangi (masjid tempat) kedua sholat itu meskipun dengan merangkak.
(Al-Bukhori:617)

Macam-Macam Zina

MACAM - MACAM ZINA

1. Zina al-lamam-Zina ain (zina mata) yaitu memandang lawan jenis dengan perasaan senang.

- Zina Qolbi (zina hati) yaitu memikirkan atau menghayalkan lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya.

- Zina Lisan (zina ucapan) yaitu membincangkan lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya

- Zina Yadin (zina tangan) yaitu memegang tubuh lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya

2. Zina Sebenarnya Al-Lamam (Zina Yang Sebenarnya)

- Zina muhsan yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang telah bersuami istri, hukumannya adalah dirajam sampai mati.

- Zina gairu muhsan yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang belum bersuami istri, hukumannya adalah didera sebanyak 100X dengan menggunakan rotan.

Perbuatan zina adalah perbuatan dosa besar yang berakibat akan mendapatkan sangsi yang berat bagi pelaku.

Hadist - Hadist Tentang Zina

Hadits 1

لا يحل دم امرئ مسلم ، يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله ، إلا بإحدى ثلاث : النفس بالنفس ،والثيب الزاني ، والمفارق لدينه التارك للجماعة “

Seorang muslim yang bersyahadat tidak halal dibunuh, kecuali tiga jenis orang :
1. Pembunuh,
2. Orang yang sudah menikah lalu berzina,
3. Orang yang keluar dari Islam.(HR. Bukhari no. 6378, Muslim no. 1676)

Catatan : Para ulama menjelaskan bahwa hak membunuh tiga jenis orang di sini tidak terdapat pada semua orang.

Hadits 2

إن من أشراط الساعة :أن يرفع العلم ويثبت الجهل ، ويشرب الخمر ، ويظهر الزنا

“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan(HR. Bukhari no.80)

Hadits 3

ان رجلا من أسلم ، جاء النبي صلى الله عليه وسلم فاعترف بالزنا ، فأعرض عنه النبي صلى الله عليه وسلم حتى شهد على نفسه أربع مرات ، قال له النبي صلى الله عليه وسلم : ( أبك جنون) . قال : لا ، قال : ( آحصنت ) . قال : نعم ، فأمر بهفرجم بالمصلى ، فلما أذلقته الحجارة فر ، فأدرك فرجم حتى مات . فقال له النبي صلى الله عليه وسلم خيرا ، وصلى عليه “

Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’ alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina.
Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: Apakah engkau gila..?
Ia menjawab: ‘Tidak’.
Kemudian beliau bertanya lagi : ‘Apakah engkau pernah menikah..?
Ia menjawab: ‘Ya’.
Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari.
Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya ” (HR. Bukhari no. 6820)

Hadits 4

لا يزني الزاني حين يزني وهو مؤمن “

Pezina tidak dikatakan mu’min ketika ia berzina.
(HR. Bukhari no. 2475, Muslim no.57)

Hadits 5

تغريب الزاني سنة “
Mengasingkan pezina itu sunnah.
(HR. Ibnu Hazm dalam Al Muhalla , 8/349)

Hadits 6

قال أبو هريرة : الإيمان نزه فمن زنافارقه الإيمان ، فمن لام نفسه وراجع راجعه الإيمان

Abu Hurairah berkata : Iman itu suci. Orang yang berzina, iman meninggalkannya. Jika ia menyesal dan bertaubat, imannya kembali. (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Syu’abul Iman)

Do'a yang Mustajab

DI ANTARA DO'A-DO'A MUSTAJAB ...

1. DO'A setelah Sholat TAHAJJUD ..
2. DO'A setelah Sholat WAJIB ..
3. DO'A menjelang BERBUKA PUASA ..
4. DO'A antara ADZAN dan IQOMAD ...
5. DO'A antara DUA KHUTBAH JUM'AT ..
6. DO'A di penghujung hari JUM'AT (BA'DA ASHAR) ..
7. DO'A dikala turun HUJAN ..
8. DO'A di kala mendengar KOKOK AYAM (Diriwayatkan ayam
adalah hewan yang dapat melihat MALAIKAT/WAKTU SUBUH) ..
9. DO'A IMAM dan KHOLIFAH/PEMIMPIN yang ADIL ...
10. DO'A orang yang TERDZOLIMI ...
11. DO'A ORANG TUA kepada ANAKNYA ..

" ADA PUN ORANG YANG DI DO'AKAN OLEH PARA MALAIKAT." ..

1. Orang yang selalu BERSHALAWAT ..
2. Orang yang berada di SHAF terdepan dalam SHOLAT ..
3. Orang yang MERAPAT dan MELURUSKAN SHAF SHOLAT ..
4. WANITA yang HAMIL ..
5. WANITA yang MERAWAT ANAKNYA ..
6. Orang yang MENDO'AKAN ORANG LAIN ..
7. Orang yang DUDUK MENUNGGU SHOLAT, ..
8. Orang yang TIDUR dalam keadaan SUCI ...
9. Orang yang membesuk ORANG SAKIT ..

10 Mayat Istimewa

10 JENIS MAYAT YANG TIDAK AKAN BUSUK DI DALAM
KUBUR

1. Para Nabi-Nabi
2. Para Ahli Jihad Fisabilillah
3. Para Alim Ulama Menegakkan Kalimah ALLAH.
4. Para Syuhada sentiasa memperjuangkan Islam.
5. Para Penghafal Al Quran dan Beramal dengan Al-Quran.
6. Imam atau Pemimpin yang Adil dalam menegak Syariat Allah.
7. Tukang Azan yang tidak meminta habuan.
8. Wanita yang mati semasa melahirkan anak serta senantiasa TAAT pada perintah ALLAH.
9. Orang mati dibunuh atau dianiaya karena mempertahan Maruah dan Agama.
10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jum'at jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman yang sentiasa menjaga hukum agama semasa hidup di atas dunia.

(HR. Bukhari Muslim)

Selasa, 28 Januari 2014

SURGA DAN NERAKA



NAMA-NAMA SURGA DAN NERAKA BESERTA PENGHUNINYA
Salah satu rukun iman adalah percaya (mengimani) terhadap sesuatu yang ghaib, dan dari sekian banyak suatu yang ghaib itu adalah SURGA dan NERAKA. Allah menciptakan surga dan neraka adalah sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi makhluk ciptaan-Nya, yaitu ketika makhluk itu sudah meninggal dunia (mati). Surga sebagai tempat bagi hamba-Nya yang taat beriman dan beramal shaleh, sedangkan neraka adalah tempat bagi makhluk-Nya yang maksiat. Berikut akan kami kemukakan nama-nama surga dan neraka beserta orang-orang yang bakal menjadi penghuninya berdasarka ayat Al-qur’an :

SURGA

1. SURGA FIRDAUS
surga yang diperuntukan bagi orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuataan sia-sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al Kahfi, ayat 107) dan surah(Al Mu’minuun, ayat 9-11).

2. SURGA ‘AND
Surga yang diperuntukkan bagi orang yang bertakwa kepada Allah (An Nahl:30-31), benar-benar beriman dan beramal shaleh (Thaha:75-76), banyak berbuat baik (Fathir: 32-33), sabar, menginfaqkan hartanya dan membalas kejahatan dengan kebaikan (Ar-Ra’ad:22-23)

3. SURGA NAIM
Surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang benar-benar bertakwa kepada Allah dan beramal shaleh. dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Luqman, ayat 8) dan (Al Hajj, ayat 56)

4. SURGA MA’WA
Surga yang diperuntukan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah (An Najm: 15), beramal shaleh (As Sajdah: 19), serta takut kepada kebesaran Allah dan menahan hawa nafsu (An Naziat : 40-41)

5. SURGA DARUSSALAM
surga yang diperuntukkan bagi orang yang kuat imannya dan Islamnya, memperhatikan ayat-ayat Allah serta beramal shaleh. Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala,“Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabbnya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal sholeh yang selalu mereka kerjakan.” (QS. 6:127)

6. SURGA DARUL MUQAMAH
Surga yang diperuntukkan bagi orang yang bersyukur kepada Allah. Kata Darul Muaqaamah berarti suatu tempat tinggal dimana di dalamnya orang-orang tidak pernah merasa lelah dan tidak merasa lesu. Tempat ini diperuntukkan kepada orang-orang yang bersyukur sebagaimana yg disebutkan di dalam surat (Faathir ayat 35).

7. SURGA AL-MAQAMUL AMIN
Surga yang diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman (Ad Dukhan, ayat 51)

8. SURGA KHULDI
Surga yang diperuntukkan bagi orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (orang-orang yang bertakwa). Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang Telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa?” dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?” (Al Furqaan, ayat 15)
 ============================================================
NERAKA

1. NERAKA HAWIYAH
Diperuntukkan atas orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup di dunia mengerjakan kebaikan bercampur keburukan. Orang muslim laki-laki maupun perempuan yang perbuatan sehari- harinya tidak sesuai dengan ajaran Islam, maka Hawiyah sebagai tempat tinggalnya. Mereka ini yaitu orang yang tidak mau menerima syariat Islam, tidak mau memakai jilbab (bagi wanita), memakai sutra dan emas (bagi lak- laki), mencari rejeki dengan cara tidak halal, memakan riba dan lain sebagainya. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Qori’ah ayat 8-11)

2. NERAKA JAHIM
Neraka sebagai tempat penyiksaan atas orang-orang musyrik atau orang-orang yang menyekutukan ALLAH, maka sesembahan mereka akan datang untuk menyiksa mereka. Orang yang di dunia menyembah sapi (bangsa Hindu) maka sapi yang akan menyiksa orang itu. Orang yang menyembah patung berbentuk hewan, maka patung itu yang akan menyiksanya. Dan demikian selanjutnya. Syirik disebut sebagai dosa yang paling besar menurut ALLAH, karena syrik berarti mensekutukan ALLAH atau menganggap ada mahluk yang lebih hebat dan berkuasa sehebat ALLAH. Syirik dapat pula berarti menganggap ada Tuhan lain selain ALLAH. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (As-Syu’araa, ayat 91), (Asy-Syu’ara’) dan (Surah As-Saffat)

3. NERAKA SAQAR
tempat untuk orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang mendustakan (tidak mentaati) perintah ALLAH dan Rasulullah. Mereka mengetahui bahwa ALLAH sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi mereka meremehkan syariat (hukum) Islam. Maka dibakar dalam api adalah hukuman untuk mereka. Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muddatsir ayat 26-27,42)

4. NERAKA LAZZA
Neraka yang bergejolak apinya dan mengelupaskan kulit kepalanya. (QS:70. Al Ma´aarij] 15-18)

5. NERAKA HUTHAMAH
Disediakan untuk orang yang suka mengumpulkan harta, serakah dan menghina orang-orang miskin. Mereka berpaling dari agama, tidak mau bersedekah dan tidak mau pula membayar zakat. Mereka juga memasang wajah masam apabila ada orang miskin yang meminta bantuan. Maka ALLAH membalas dengan menyiksa mereka dengan cara menguliti dan mengelupaskan kulit muka mereka. Serta membakar mereka semau yang ALLAH mau. NERAKA HUTHAMAH disediakan untuk gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak atau platina, mereka serakah tidak mengeluarkan zakat hartanya dan mencela menghina orang-orang miskin. Maka di Huthamah harta mereka dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksa kepada manusia pengumpat pengumpul harta. Dalam Al-Qur’an terdapat pada surah (Al-Humazah)

6. NERAKA SAIR
Diisi oleh orang-orang kafir. Dan orang yang memakan harta anak yatim. Kafir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar atau menolak. Sehingga kafir dapat diartikan menolak adanya ALLAH atau dengan membantah perintah ALLAH dan Rasul-NYA. Jadi manusia kafir itu terdiri dari: Orang yang tidak beragama Islam atau orang yang tidak mau membaca syahadat. Orang Islam yang tidak mau shalat. Orang Islam yang tidak mau puasa. Orang Islam yang tidak mau berzakat. Didalam Al-Qur’an terdapat pada (An-Nisa’ ayat 10), (Al-Mulk ayat 5,10,11)

7. NERAKA WAIL
Disediakan untuk para pengusaha dan pedagang yang culas, mengurangi timbangan, mencalo barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maka dagangan mereka dibakar dan dimasukkan ke dalam perut mereka sebagai azab atas dosa-dosa mereka. Surah (Al-Tatfif) dan (Surah At-Tur). Nama neraka ini tercantum dalam Al-Quran Surah (Al-Muthaffifin, ayat 1-3)

8. NERAKA JAHANAM
Neraka tempat penyiksaan itu kemudian banyak disebut orang dengan nama jahanam. Neraka yang paling dalam dan berat siksaannya. Al-Qur’an surah (Al Hijr, 43-44).
“Bahwasanya orang-orang kafir dan orang aniaya itu tidak akan diampuni Allah, dan tidak pula ditunjuki jalan, melainkan jalan ke Neraka Jahannam. Mereka kekal dalam neraka itu selama-lamanya. Yang demikian itu mudah sekali bagi Allah”(An-Nisa: 169)
Wallahu A'lam bishshawaab...