Senin, 24 Februari 2014

Khutbah Jum'at_Do'a



الحمد لله الذى امرنا بالإتحاد و الإعتصام بحبل الله المتين. اشهد ان لا اله الا الله وحده لاشريك له اياه نعبد و اياه نستعين. و اشهد ان محمدا عبده و رسوله و حبيبه و خليله المبعوث رحمة للعالمين. اَللًّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ وَ رَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ.
امابعد، فَيَا اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ الله ! اُوْصِيْكُمْ وَ اِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، اتقوا الله تعالى رب العالمين و سارعوا الى مغفرة الله الكريم.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at rahimakumullah
Pada kesempatan ibadah jum'at ini, marilah kita bersama-sama memperbaharui niat kita untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Agar kita mendapat keberuntungan. 

Jama'ah Jum'at yang  dimuliakan Allah…..
 Allah SWT. Dalam  Surah Al-mu’miin ayat 60 :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
  
Artinya : “ Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (berdoa) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at yang berbahagia.
Ayat tersebut memerintahkan kepada kita agar senantiasa berdoa kepada Allah SWT.  Karena do’a adalah satu-satunya cara mandapatkan bantuaan Allah untuk mengatasi segala kesulitan dan hambatan. Do’a juga dapat menolak, bahkan mengubah suatu takdir kepada takdir yang lebih baik. Sabda Rasulullah SAW.

لاَ يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلاَّ الدُّعَاءُ

 Artinya : “Tak akan dapat menolak takdir selain do’a”
Do’a juga sebagai pengakuan seorang hamba bahwa dirinya lemah dan membutuhkan akan pertolongan dan pemberian Allah SWT. Juga do’a merupakan pembuktian keyakinan bahwa Allah itu dekat, sebagaimana firnan –Nya :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
Artinya : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu  tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.
Dekat dalam arti melihat segala yang hambaNya lakukan, Mengetahui segala sesuatu yang nampak dan yang tersembunyi, mendengar apa-apa yang dimohonkan oleh hambaNya, sebab itu :
أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, 
Dengan syarat : فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي  
“ Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,
 لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ “agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. ( QS. Al-Baqarah : 186 )
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at rahimakumullah
Mudah-mudahan dengan selalu berdo’a serta mematuhi segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, kiat ditunjukkan jalan kebenaran, yaitu jalan yang dapat mengeluarkan kita dari segala kesulitan, hambatan, serta musibah yang menimpa diri, keluarga, daerah dan bangsa kita. Amiin …….
بَارَكَ الله ُلِي وَلَكُمْ فِى القُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَ نَفَعَنِى وَ اِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَ الذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ الله مِنِّى وَ مِنْكُمْ تلآوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ




Tidak ada komentar:

Posting Komentar